PAPUA PEGUNUNGAN, NIESWORLDTV — Proses alih tugas pimpinan Sekretaris Daerah Provinsi Papua Pegunungan terlaksana secara resmi dari Penjabat Sekda, Drs. Wasuok D. Siep, kepada Sekda definitif, Elai Giban, S.E., M.M. Agenda serah terima jabatan ini digelar di lantai III Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Wamena, pada hari Rabu (28/10/2026).
Momen pergantian ini dipandang sebagai fase krusial bagi kelanjutan tata kepemerintahan di wilayah Papua Pegunungan. Suksesi kepemimpinan tersebut ditujukan guna mempererat keterpaduan antarperangkat daerah, mendongkrak capaian aparatur sipil negara (ASN), serta memacu realisasi agenda pembangunan supaya kian terarah.

Saat memberikan sambutan, Wasuok D. Siep mengutarakan bahwa sepanjang bertindak sebagai Penjabat Sekda, muncul beragam persoalan dalam merintis fondasi pemerintahan di provinsi yang terhitung masih baru ini.
Beberapa hal mendasar yang menjadi fokus perhatian meliputi pengadaan sarana perkantoran, perapian struktur kelembagaan, pembinaan kapasitas aparatur, serta penguatan tata kelola birokrasi. Berbagai agenda ini memerlukan kesinambungan kinerja dan sokongan dari seluruh jajaran pemerintah daerah.

Wasuok mengakui sepanjang mengemban mandat tersebut masih terdapat kekurangan dan urusan yang wajib diteruskan. Oleh sebab itu, ia menaruh harapan kepada Sekda definitif agar melanjutkan beragam program yang belum terselesaikan demi mengokohkan roda kepemerintahan serta pembangunan daerah.
“Saya menyadari masih banyak kekurangan selama menjalankan tugas. Karena itu, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Saya berharap Sekda yang baru dapat melanjutkan pekerjaan yang masih perlu diselesaikan demi kemajuan daerah,” ujar Wasuok.
Di samping itu, Wasuok mengingatkan arti penting pemeliharaan koordinasi, kedisiplinan pegawai, dan kontrol ketat pada tata kelola kas daerah. Menurutnya, manajemen anggaran yang tertib menjadi aspek vital dalam menyokong penerapan kegiatan pemerintah secara akuntabel.
Elai Giban Menyerukan Penguatan Koordinasi dan Kerja Sama Aparatur
Pada kesempatan yang sama, Sekda definitif Provinsi Papua Pegunungan, Elai Giban, S.E., M.M., menghaturkan apresiasi kepada Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, Wakil Gubernur Ones Pahabol, beserta segenap pihak yang sudah mempercayakan mandat dan memberikan sokongan selama masa pengabdiannya di ranah birokrasi.
Elai turut menghaturkan penghargaan bagi Wasuok D. Siep atas dedikasi, wawasan, petunjuk, serta arahan yang diberikan tatkala memangku tanggung jawab kepemerintahan sebagai Penjabat Sekda.
Dalam menjalankan tugas selaku Sekda definitif, Elai menegaskan capaian roda pemerintahan mustahil diraih secara perorangan atau oleh satu unit kerja semata. Diperlukan topangan, masukan pandangan, keterpaduan langkah, dan sinergi dari segenap elemen ASN agar rupa-rupa agenda pemerintah dapat terwujud secara optimal.
“Kita membutuhkan dukungan, saran, masukan, koordinasi, dan kolaborasi yang baik dari seluruh jajaran. Pekerjaan ini tidak dapat dilaksanakan sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak agar pemerintahan dan pembangunan Papua Pegunungan dapat berjalan lebih baik,” kata Elai.

Ia menyerukan kepada setiap perangkat daerah guna membangun pola interaksi dan kebersamaan yang solid, sekaligus menguatkan rasa tanggung jawab dalam mengeksekusi fungsi masing-masing. Melalui langkah tersebut, program-program pokok pemerintah provinsi diharapkan terwujud secara efisien serta mendatangkan faedah bagi masyarakat.
Sorotan pada Restrukturisasi Birokrasi dan Infrastruktur Fisik
Elai menguraikan deretan urusan yang bakal menjadi fokus bersama dalam pengoperasian birokrasi mendatang. Pokok-pokok itu meliputi penataan tatanan kepemerintahan, restrukturisasi aparatur, perbaikan tata kelola keuangan daerah, serta percepatan konstruksi infrastruktur.
Berdasarkan penuturannya, peninjauan atas jalannya kegiatan pemerintah mesti digulirkan secara berjenjang dan berkesinambungan. Kegiatan yang sudah terbukti baik harus dipertahankan, sementara kekurangan yang ada wajib dibenahi melalui keterpaduan dan kemitraan antarperangkat daerah.
Pemeriksaan berkala ini diharapkan membantu jajaran birokrasi menemukan rintangan selama perwujudan program, mendongkrak ketertiban aparatur, serta memastikan seluruh proyek konstruksi berjalan selaras dengan kebutuhan dan skala prioritas daerah.
Selain restrukturisasi birokrasi dan ketertiban keuangan, pengerjaan sarana fisik pemerintah juga menjadi ranah yang mesti dipantau ketat. Agenda ini mencakup rancangan konstruksi gedung-gedung pokok serta kelanjutan pengerjaan fasilitas daerah pada tahun 2027.
Penyediaan sarana birokrasi tersebut ditujukan demi mendukung kelancaran beban tugas pegawai sekaligus memajukan kualitas pelayanan publik.
Menjaga Keberlanjutan Pembangunan di Delapan Kabupaten
Peralihan kepemimpinan dari Wasuok D. Siep kepada Elai Giban diharapkan menjadi bagian dari langkah memantapkan keberlanjutan roda kepemimpinan di Provinsi Papua Pegunungan.
Berbekal dukungan segenap perangkat daerah dan pemangku kepentingan, pemerintah provinsi diharapkan sanggup mendongkrak kinerja pegawai, memperkokoh sistem penyelenggaraan pemerintahan, serta memaksimalkan pelayanan terhadap khalayak.
Keterpaduan hubungan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten turut dipandang krusial agar realisasi program pembangunan sejalan dengan kepentingan warga di delapan kabupaten wilayah Papua Pegunungan.
Menghadapi masa depan, tantangan pembangunan memerlukan kesepakatan bersama, kepatuhan aparatur, pengurusan dana secara bertanggung jawab, serta pelaksanaan agenda yang jelas arahnya dan kontinu.
Di bawah komando Sekda definitif Elai Giban, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan diharapkan sanggup meneruskan rangkaian urusan yang sedang berjalan, membetulkan aneka rintangan, serta memperkukuh sinergi demi menstimulasi kemajuan daerah dan mengangkat taraf kesejahteraan masyarakat.